ESDM: Usulan Kenaikan BBM Tiga Ribu per Liter

Rimanews – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berharap, pemerintah mendatang menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi hingga Rp 3.000 per liter. “Kalau dinaikkan Rp 2.500 sampai Rp 3.000 per liter, maka konsumsi akan mengalami penurunan drastis. Itu yang diharapkan untuk pemerintahan mendatang dalam menentukan kebijakannya,” ujar Wakil Menteri ESDM, Susilo Siswoutomo saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (15/9). Baca Juga DPR: tak ada kemiripian uang rupiah baru dengan yuan Pelabuhan di bawah Pelindo I siap hadapi natal Tahun Depan Peluang Harga BBM Naik 50:50 Susilo menjelaskan, selain mengajukan kenaikan harga BBM bersubsidi, pemerintah juga ingin menaikan kuota BBM bersubsidi sebesar 48 juta KL, naik 2 juta KL dari sebelumnya yang hanya 46 juta KL. Wamen menambahkan, kenaikan BBM bersubsidi tahun depan karena ada penambahan jumlah kendaraan dan tak adanya kebijakan pengendalian konsumsi BBM bersubsidi. Penambahan mobil pada tahun depan diperkirakan mencapai 1,2 juta unit dan motor sebanyak 9 juta unit. Ketua Komisi VII, Milton Pakpahan menegaskan, Komisi VII DPR menginginkan kuota BBM bersubsidi di tahun 2015 sekitar 46-47 juta KL. Itu yang diharapkan untuk kuota BBM subsidi pada tahun depan. “Kami sepakati kuota BBM subsidi sebesar 46-47 juta KL di tahun depan.” Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Subsidi BBM , ESDM , BBM Naik , Keuangan , Ekonomi

Sumber: RimaNews