Produk Tabungan Bank Sampoerna Tumbuh 61%

Jakarta – PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) berhasil mencatat pertumbuhan signifikan dana pihak ketiga (DPK) melalui produk bernama “Tabungan Hasil Tinggi” ( High Yield Saving/ HYS). Sepanjang semester pertama 2016, Tabungan Hasil Tinggi ( year to date /ytd) tumbuh 61 persen dan memberikan kontribusi pertumbuhan DPK secara keseluruhan sebesar 24 persen. “Produk HYS memberikan imbal hasil setara deposito, di samping menawarkan fasilitas kemudahan transaksi serta layanan internet banking,” kata Direktur Usaha Kecil Menengah (UKM), Funding, FI dan Jaringan Kantor Bank Sampoerna, Ong Tek Tjan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (4/10). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2015, jumlah penduduk Indonesia 255 juta orang. Namun dari jumlah tersebut, hanya 60 juta yang memiliki rekening di bank dengan total 175 juta rekening. Data tersebut menggambarkan masih banyak orang Indonesia yang tidak memiliki literasi keuangan. Adapun alasan utama orang Indonesia mempunyai rekening tabungan di bank antara lain besarnya suku bunga yang ditawarkan. “HYS dengan bunga yang diberikan setara deposito, jauh lebih menguntungkan bagi nasabah yang kesulitan menentukan pilihan tabungan atau investasi,” kata Ong. Keuntungan lain HYS memudahkan nasabahnya bertransaksi, seperti gratis biaya administrasi bulanan, gratis administrasi ATM Bank Sampoerna, dan fasilitas lainnya. Nasabah juga bisa bertransaksi di sekitar 93.000 ATM jaringan PRIMA di seluruh Indonesia, dan gratis biaya SKN/LLG/RTGS melalui cabang & internet banking. Dia mengatakan, program HYS akan terus dikembangkan sesuai perkembangan zaman sehingga diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Sampoerna semakin meningkat. “Dengan produk HYS, Bank Sampoerna berharap dapat meningkatkan nasabah sekaligus meningkatkan keyakinan masyarakat akan pentingnya menabung,” kata Ong. Whisnu Bagus Prasetyo/WBP BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu