SMA Dilengkapi CCTV, Ini Tanggapan Kepala Sekolah dan Guru

Rimanews – Pihak SMA Pembangunan Laboratorium yang berada di bawah naungan Universitas Negeri Padang (UNP) melengkapi seluruh kelas dan koridor sekolah dengan 30 unit kamera CCTV yang dipasang di 21 kelas, termasuk ruang guru. Dengan dipasangnya kamera pengawas itu, kata Al Masri, siswa bisa terkontrol saat berada di kelas maupun di dalam koridor, terutama saat berlangsungnya ulangan atau ujian. Begitu pula dengan guru, bila meninggalkan kelas tanpa alasan jelas bisa terpantau dan langsung diberi teguran. Baca Juga Menyerah, Disdik DKI Janji Takkan Tuntut Lagi Kepsek SMAN 3 Kepala Sekolah yang Dipecat Ahok Minta Pemulihan Nama Baik Mengapa Anak Senang Pengumuman Libur Sekolah? Narkoba Racikan Bu Guru Seorang Guru Wanita Nyambi Jualan Sabu “CCTV ini sangat membantu pengawasan, misalnya saat siswa kedapatan duduk di meja, kita langsung memberi teguran melalui pengeras suara ke kelas,” kata Kepala Sekolah SMA Pembangunan, Al Masri di Padang, Jumat (24/10). Pemantauan di sekolah yang memiliki 607 siswa itu dilakukan di ruangan piket dan ruang wakil kepala sekolah menggunakan TV LED. Sebelum menggunakan CCTV, lanjutnya, sekolah hanya mengandalkan guru piket dan piket pimpinan, namun sekarang masih dilaksanakan. Kamera pengawas yang dibeli melalui dana bantuan operasional sekolah (BOS) itu, kata Al Masri, rencananya akan dikembangkan dengan melengkapi audio, sehingga bukan hanya visual, tapi suara juga akan terdengar. Sementara itu, salah seorang guru di SMA Pembangunan Padang, Herlina, mengaku tidak terganggu dengan keberadaan kamera pengawas, justru akan memotivasi cara mengajar agar lebih baik. “Selain itu kami juga bisa melihat rekaman nantinya bagaimana cara mengajar, agar bisa introspeksi, ditambah pengawasan langsung dari pimpinan,” katanya. Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : CCTV , Siswa , guru , padang , Kepala Sekolah , Kekerasan , pendidikan , Budaya

Sumber: RimaNews