Van Dijk nafsu dongkrak posisi Maung Bandung

Sindonews.com – Persib Bandung membuka peluang mewujudkan target menembus tiga besar di akhir putaran pertama Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013. Tiga kemenangan kandang beruntun dalam tempo sembilan hari telah mendongkrak posisi Maung Bandung, lima peringkat lebih baik. Sebelum mengandaskan Gresik United 3-1, Barito Putera 3-2 dan Persiba Balikpapan 1-0. Posisi Maung Bandung di tabel ISL masih tertahan di peringkat 10 klasemen. Tapi hanya dalam tempo hitungan sembilan hari, Persib mampu nongol di lima besar dengan raihan 24 poin. Kemenangan atas Persiba sendiri jadi streak keempat Persib, terhitung sejak mengandaskan Pelita Bandung Raya 3-1 di Stadion Siliwangi, 13 Maret lalu. Dengan masih menyisakan empat laga di putaran pertama, kemungkinan Persib mendapatkan 36 poin maksimal di separuh perjalanan kompetisi. Tidak menutup kemungkinan juga, Persib menembus hingga posisi dua dengan catatan Arema Cronus, Sriwijaya FC dan Mitra Kukar tersendat di seluruh sisa laga yang mereka jalani. Posisi dua bisa dikatakan masih cukup berpeluang diduduki Persib sekaligus menjaga asa bersaing dengan Persipura Jayapura yang terlihat cukup tangguh sejak awal musim. “Jika bisa menang terus kita bisa menembus tiga besar. Kita harus yakin walaupun dalam kenyataannya tidak akan mudah meraih kemenangan. Tapi kita harus percaya diri bisa melakukannya,” ungkap striker andalan Persib, Sergio Van Dijk. Sergio sejauh merasa cukup penasaran dengan performa Maung Bandung yang terkesan sering tampil kontradiktif ketika bermain di kandang lawan. Karena itu Sergio menganggap kemenangan demi kemenangan di laga kandang bisa menjadi momentum yang tepat untuk terus menumbuhkan kepercayaan diri. Dari empat laga sisa di putaran pertama, dua laga diantaranya Persib akan menggelar away. Masing-masing melawan Persela Lamongan dan Persepam Madura United. Sedangkan dua laga lainnya akan dilaksanakan di Bandung, yakni laga melawan Persita Tangerang dan Arema. Laga berikut yang bakal dilakoni Persib adalah melawan Persita, 15 April mendatang. Berbeda dengan tiga laga sebelumnya yang harus dilalui dalam tempo sembilan hari. Melawan Pendekar Cisadane, Persib memiliki jeda selama delapan hari untuk memulihkan kembali stamina demi streak kelima. “Menjalani tiga pertandingan dalam tempo sembilan hari memang cukup melelahkan. Tapi itulah kenyataannya dan alhamdulillah kita bisa memenangkan ketiga laga tersebut, meski dalam situasi yang cukup berat secara fisik,” jelas pelatih Djadjang Nurdjaman. “Kita memiliki waktu sekitar delapan hari ke pertandingan berikutnya. Kita maksimalkan jeda waktu istirahat ini untuk memulihkan kondisi fisik agar bisa kembali ke titik ideal. Tapi yang paling penting hasil maksimal di empat pertandingan terakhir bisa menambah keprcayaan diri para pemain,” tandas Djanur. ( wbs ) dibaca 1.040x

Sumber: Sindonews