Ini Harapan Herry Kiswanto untuk Sepakbola Nasional

Hal tersebut dikatakan mantan PSS Sleman ini setelah dirinya terbebas dari sanksi skorsing seumur hidup atas kasus sepakbola gajah.
Saya berharap sepakbola Indonesia lebih baik, tidak ada kepentingan tertentu, tidak lagi ada upaya-upaya yang bisa merusak dan menghancurkan sepak bola tanah air, maupun individu yang sebetulnya tidak ikut dalam prakter kotor tersebut, beber Herry Kiswanto beberapa waktu lalu.
Mantan bek andalan sekaligus kapten Timnas Indonesia ini pun mengungkapkan rasa leganya setelah PSSI mencabut sanksi skorsing terhadapnya. Ada kelegaan meski sedikit karena sebenarnya dari awal saya yakin akan terbebas dari sanksi, ujar pelatih yang kini menukangi Persela Lamongan ini.
Saya tidak melakukan apa yang dituduhkan. Karena itu, saat dibebaskan, saya hanya bersyukur karena Tuhan menunjukkan keadilannya, imbuhnya.
Sebelumnya, PSSI resmi mencabut sanksi yang sebelumnya dijatuhkan kepada orang-orang yang terlibat sepakbola gajah di laga Divisi Utama 2014 antara PSS Sleman vs PSIS Semarang.
Dari 50 terhukum, PSSI mengampuni 23 orang di antaranya dan memperbolehkan mereka kembali beraktivitas di persepakbolaan nasional, termasuk orang-orang yang sebelumnya diganjar skorsing seumur hidup.
Dari PSS, ada 23 orang yang mendapatkan ampunan, yaitu Herry Kiswanto, Edi Broto, Herwin Sirajudin, Anang Hadi, Mudah Yulianto, Eko Setiawan, Ridwan Awaludin, Moniaga Bagus, Wahyu Gunawan, dan Marwan Muhammad.
Sedangkan dari PSIS ada 13 orang yang diampuni antara lain Eko Riyadi, Setiawan Londo, Budi Cipto, Vidi Hasiholan, Syahrul Anam, Eli Nasoka, Taufik Hidayat, Andi Rohmad, Frangky, Sunar Sulaiman, Saptono, Ronald Fagundez, dan Julio Alcorse.

paulmercerellington.com poker online uang asli Sumber: Sidomi