Jeda Jadwal Terlalu Lama, Ini Kata Pelatih Persib

BANDUNG – Persib Bandung tidak mempermasalahkan jadwal penyisihan Piala Jenderal Soedirman yang memiliki jeda cukup lama antar satu laga dengan laga lainnya. Dari jadwal yang dirilis Mahaka Sports And Entertainment, klub kontestan memiliki jeda waktu enam hari setelah laga perdana. (Baca juga: Inilah Jadwal Persib Bandung di Piala Jenderal Soedirman ) Persib yang tergabung di Grup A memiliki waktu istirahat enam hari setelah menjalani laga perdana melawan Persela Lamongan pada 15 November. Maung Bandung baru kembali bertanding di laga kedua melawan Surabaya United pada 21 November. Di laga ketiga, Persib memiliki waktu istirahat enam hari sebelum meladeni Pusamania Borneo FC pada 27 November. Baru di laga terakhir, jeda istirahat hanya tiga hari sebelum menghadapi PS TNI pada 30 November. “Tidak masalah, saya rasa wajar lah kalau jedanya tiga hari,” ungkap Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman, Rabu (4/11). Untuk itu, pelatih asal Majalengka ini berharap selama mengarungi babak penyisihan Grup C yang digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, tim besutannya mampu meraih hasil yang memuaskan. Harapannya, agar bisa lolos ke babak selanjutnya. Seperti diberitakan, Mahaka Sports and Entertainment yang ditunjuk untuk mengoperatori turnamen Piala Jenderal Soedirman secara resmi telah merilis jadwal pertandingan. Pertandingan akan dimulai tepat 10 November 2015 dan berakhir pada 24 Januari 2016. Laga Arema Cronus kontra Gresik United yang dihelat di Stadion Kanjuruhan, Malang, menjadi laga pembuka turnamen berhadiah Rp 2,5 miliar ini. Total 47 laga ini bakal disiarkan langsung oleh salah satu stasiun televisi nasional. Babak grup sendiri akan dilaksanakan 10 November hingga 1 Desember 2015. Babak delapan besar akan dimulai pada 12 Desember 2015 hingga 22 Januari 2016. Lalu berlanjut semifinal pada 9-17 Januari 2016. Final dihelat 24 Januari 2016 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Turnamen ini diikuti 15 tim yang dibagi di tiga kota yakni Malang, Bali dan Surabaya. Pada delapan besar, format turnamen tetap menggunakan home tournament di mana dua kota ditunjuk menjadi tuan rumah, dan semifinal baru menggunakan sistem home and away. ( aww ) dibaca 7.916x

Sumber: Sindonews