#KlipingPR Persib Melenggang ke Senayan

Mereka lolos ke putaran enam besar Kompetisi Djarum Super Divisi Utama 1989-1990, dengan mengantongi satu poin di pertandingan terakhir putaran kedua Wilayah Barat yang berlangsung di Stadion Siliwangi, Bandung.
Sayangnya, meski lolos ke putaran enam besar, hasil imbang tersebut membuat Persib gagal menggedong adiknya, Persita Tangerang untuk ikut ke Senayan. Meraih poin yang sama dengan PSMS Medan dengan 11 kemenangan, Persita kalah selisih gol.
Selain Persib (14 biji kemenangan) dan PSMS, satu klub lainnya yang mengisi tempat tiga besar Wilayah Barat adalah Persija Jakarta (11 biji kemenangan).
Di hadapan sekitar 22.000 penonton yang memenuhi Stadion Siliwangi Bandung kala itu, Persib dan PSMS Medan tampil menarik hanya pada menit-menit awal. Selebihnya, PSMS lebih banyak memperagakan teknik mengulur waktu untuk mencari hasil draw. Sementara Persib gagal menemui bentuk asli permainan mereka.

Pertandingan sebetulnya dapat berjalan lebih menarik seandainya wasit Suhartoyo asal Searang lebih sigap memimpin permainan. Namun Suhartoyo, yang baru ditetapkan menjadi wasit di saat terakhir menggantikan Siswanto BE asal Yogyakarta yang tak hadir tanpa pemberitahuan, betul-betul belum siap.
Salah satu ketidakjeliannya hampir mengakibatkan baku hantam antarpemain di menit ke-18. Saat itu, Adjat Sudradjat terlibat perebutan bola di sektor kiri pertahanan PSMS dengan Ainus.
Pada pertandingan tersebut, Persib menurunkan susunan pemain: Samai Setiadi (kiper), Dede Iskandar, Ade Mulyono, Robby Darwis, Adeng Hudaya, Asep Sumantri, Nyanyang, Yusuf Bachtiar, Sutiono, Adjat Sudradjat, Djadjang Nurdjaman.
Sementara PSMS menurunkan Sugiar (kiper), Sumardi, Syawali Sutoto, Suheri, Bambang Usmanto, Ainus, Witia Pusen, Suharto, Amri Siregar, Azwardin LUbis.
Pertandingan tersebut juga diwarnai kekecewaan ratusan penonton yang terpaksa pulang kembali karena tidak dapat memasuki Stadion Siliwangi meskipun telah memiliki tiket masuk. Kebanyakan diantara mereka terpaksa pulang karena stadion telah penuh, dan pintu stadion telah ditutup pukul 18.30 WIB.
“Kami hanya terlambat beberapa menit karena jalanan macet, tapi toh gagal masuk stadion,” ungkap salah seorang penonton di luar stadion kepada “PR”.

paulmercerellington.com poker online uang asli Sumber: Pikiran Rakyat