Manajemen Persiba Bantul Kembali Nego Pemain

com / Dananjoyo Kusumo
BANTUL, suaramerdeka.com Usai gagal di Dirgantara Cup 2017, skuat Persiba Bantul kembali menggelar latihan di Lapangan Wirokerten, kemarin sore. Tak hanya itu proses negosiasi kontrak dengan pemain kembali dilakukan manajemen. Untuk nego kembali dilanjutkan setelah beberapa waktu lalu pemain luar Bantul sudah kami nego. Kali ini nego untuk pemain lokal, tutur Manajer Persiba Endro Sulastomo, Selasa (7/3).
Nego para pemain lokal menurut Endro adalah rangkaian tahapan yang telah dirancang manajemen untuk pembentukan tim. Sebelum berlaga di Dirgantara Cup, pihaknya telah melakukan pembicaraan mengenai kontrak dengan empat pemain lolos seleksi yang berasal dari luar daerah yakni Yus Jafar, Nunung Dwi Cahyo, M Irvan dan Gatot Bhekti.
Selain keempat pemain luar daerah yang telah pasti statusnya karena sudah bersepakat dengan manajemen, Endro juga mengatakan, pihaknya telah melakukan pembicaraan negosiasi dengan gelandang bertahan luar daerah lainnya, Hasnul Rifan. Hasnul sudah kami nego, tapi belum IdealP. Dia masih pikir-pikir atas tawaran kami. Kalau untuk yang lokal semua kami ajak rembugan, imbuh dia.
Untuk posisi pelatih utama, disebutnya masih kosong setelah manajemen urung mempermanenkan Siswanto Kancil. Belajar dari kasus sebelumnya, Endro mengaku tak akan gegabah untuk menentukan pilihan. Selain keputusan pemilihan pelatih ini sangat vital bagi tim, belum adanya kepastian kapan kompetisi digulirkan juga menjadi alasan utama belum ditetapkannya jabatan tersebut.
Sementara itu kelompok suporter Persiba, Paserbumi berharap manajemen bisa mendatangkan pelatih yang benar-benar memiliki pengalaman di pentas nasional. Menurut Lurah Paserbumi, Rumawan, selain berpengalaman, pelatih yang diharapkan juga memiliki karakter muda karena sebagian besar pemain Laskar Sultan Agung musim ini adalah pemain muda sehingga pendekatannya bisa lebih pas.
Dari sejumlah nama pelatih yang sempat beredar dan dikabarkan dekat dengan Persiba seperti Didik Listyantoro, Djoko Susilo, Widiantoro, hingga Purwanto, Rumawan menilai Widiantoro menjadi alternatif terbaik. Terlebih Didik sudah melatih Persip Pekalongan.
(Gading Persada / CN26)
Comments comments

paulmercerellington.com poker online uang asli Sumber: SuaraMerdeka