Panwaslu Batalkan Calon Petahana, KPU Kota Kupang Masih Koordinasi

Kupang – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Lodowyk Frederik mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dan menganalisa putusan Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kota Kupang yang memutuskan membatalkan pencalonan Jonas Salean – Nikolaus Fransiskus. “Belum ada komentar apa- apa, kami masih akan koordinasi dulu,” kata Lodowyk kepada wartawan, Selasa, (8/11). Panwaslu Kota Kupang membatalkan pencalonan Jonas Salean, karena dinilai melanggar UU No 1 Tahun 2016 pasal 71 ayat 2 yang melarang kepala daerah melakukan mutasi paling lambat enam bulan sebelum penetapan calon. Namun, mutasi esolon dua, tiga, dan empat sudah dibatalkan oleh Wali Kota Kupang. Menurut dia, KPU Kota Kupang masih punya waktu tiga hari, sehingga masih akan koordinasi dengan KPU Provinsi dan Pusat sebelum mengambil sikap atas putusan Panwaslu itu. “Putusan wajib dijalankan, kalau rekomendasi tidak wajib dilaksanakan,” katanya. Panwaslu Kota Kupang menerima gugatan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, Jefritson Riwu Kore – Herman Man (Firman) terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang terkait penetapan Jonas Salean sebagai calon Wali Kota Kupang. Karena itu, KPU diminta untuk membatalkan pencalonan Jonas Salean sebagai Wali Kota Kupang. “Mengabulkan permohonan pemohon untuk seluruhnya dan meminta KPU Kota Kupang untuk melaksanakan putusan ini,” kata Ketua Panwaslu Kota Kupang, Germanus Atatwuwur. Yoseph A Kelen/PCN Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu