Warga Depok Diimbau Tanam Pohon Cabai di Rumah

Jakarta- Warga Kota Depok diimbau menanam pohon cabai di pekarangan rumah masing-masing guna menghindari lonjakan harga cabai di pasaran. Saat ini harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Depok masih berada pada kisaran Rp 80.000 per kilogram. Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok Supomo mengimbau, warga Depok agar dapat menanam tanaman cabai di halaman rumah masing-masing. “Kalau punya tanaman cabai sendiri maka saat harga cabai melambung, kita semua tidak panik karena tidak perlu membeli cukup memetik dari halaman rumah,” ujar Supomo di Balaikota Depok, Jawa Barat, Senin (21/11). Disperindag, saat ini, tengah melakukan konsultasi ke Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk mengadakan pasar murah. “Untuk pasar murah, kami sedang melakukan konsultasi dengan Bulog. Solusi lainnya, kami masih terus melakukan koordinasi dengan pemasok cabai di pasar-pasar yang ada di Kota Depok. Dengan begitu, harapan kami semoga harga cabai cepat stabil,” kata Supomo. Menurut dia, tingginya harga cabai di pasaran belakangan ini disebabkan oleh sulitnya panen. Tingginya harga cabai, lanjut Supomo, disebabkan karena imbas dari cuaca hujan akhir akhir ini. “Kurang cahaya matahari jadi pohon cabai tidak berbuah,” ujar Supomo. Namun demikian, pihaknya memastikan bahwa ketersediaan cabai di pasar tradisional se-Kota Depok hingga akhir tahun aman dan tidak akan ada kelangkaan. Hal senada juga diungkap Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Pemerintah Kota Depok Dwi Rahma, kenaikan harga cabai juga dapat memicu laju inflasi di Depok. Pemkot Depok terus menggalakkan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang menitikberatkan pada penanaman aneka tanaman pangan dan hortikultura di rumah warga, seperti cabai. “KRPL sudah berjalan di 30 lebih kelurahan se-Kota Depok dari 63 kelurahan yang ada. Memang harus lebih ditingkatkan. Jika cabai sudah dapat ditanam di halaman rumah rumah warga maka jika harga naik pun takkan terlalu tinggi karena warga sudah dapat memiliki cabai tanpa harus membeli,” papar Dwi. Namun, harus diakui, karena ciri khas warga Depok adalah masyarakat perkotaan maka tak sedikit masyarakat yang lebih memilih praktis yakni dengan membeli cabai di pasar tanpa harus repot menanam cabai. Sehingga keberhasilan program KRPL ini membutuhkan waktu cukup panjang untuk dapat berjalan dan dikatakan berhasil. Hari Wiro/BW Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu